Obat Asam Lambung Tinggi

Obat Asam Lambung Tinggi

Obat Asam Lambung Tinggi – Asam lambung yang berlebihan bisa membuat hidup tidak nyaman. Umumnya kondisi ini tidak terlalu serius dan dapat diatasi dengan cepat. Namun tidak sedikit pula yang mengalami hal lebih serius karena asam lambung tinggi ini, sehingga mengharuskan mereka untuk mendapatkan perawatan medis.

Obat Asam Lambung Tinggi

Asam lambung penting untuk sistem pencernaan. Asam lambung membantu kita memproses makanan dan membunuh bakteri berbahaya yang ada di dalamnya. Perut memproduksi hormon yang disebut gastrin, hromon inilah yang menciptakan asam klorida. Ketika kadar asam ini meningkat, maka dapat menyebabkan hyperacidity. Asam lambung berlebih dapat berkisar dari ringan hingga berat.

Pola makan, lingkungan, dan bahkan stres dapat menjadi faktor penyebab asam lambung berlebih. Sebenarnya, ada beberapa cara yang relatif sederhana untuk mengurangi asam lambung berlebih atau mencegahnya. Nanti akan saya bahas di bawah.

Penyebab Asam Lambung Tinggi

Kebanyakan orang yang mengalami gejala asam lambung berlebihan mengeluh tentang sensasi atau rasa terbakar sejak awal. Kita akan melihat gejala kelebihan asam lambung secara terperinci, tetapi pertama-tama, mari kita pertimbangkan apa yang menyebabkan asam lambung berlebih.

Asam dapat menumpuk di perut karena makanan tertentu, konsumsi alkohol yang berlebihan, produksi asam yang tinggi secara tidak normal, atau di miliki secara turun temurun. Ketika asam lambung tinggi tidak diobati, hal ini dapat menyebabkan benjolan hingga luka.

Makanan juga memainkan peran besar dalam mengendalikan asam lambung. Ada makanan tertentu yang menyebabkan asam lambung meningkat.

Makanan penyebab asam lambung tinggi

Berikut ini merupakan kelebihan asam lambung yang disebabkan oleh makanan. Makanan tertentu telah terbukti dapat menyebabkan masalah bagi banyak orang.

1. Makanan tinggi lemak

Makanan yang digoreng dan berlemak dapat menyebabkan asam lambung naik. Makanan ini juga menunda pengosongan lambung.

Mengkonsumsi makanan berlemak tinggi menempatkan Anda pada risiko yang lebih besar untuk mengalami gejala refluks. Oleh sebab itu, mengurangi total asupan lemak harian Anda dapat membantu.

Berikut merupakan makanan yang memiliki kandungan lemak tinggi. Hindari ini atau kurangi untuk mengkonsumsinya:

  • Kentang dan bawang goreng
  • Produk susu tinggi lemak, seperti mentega, susu murni, keju biasa, dan krim asam
  • Potongan daging sapi, babi, atau domba yang berlemak atau digoreng
  • Lemak bacon, lemak ham, dan lemak babi
  • Makanan penutup atau makanan ringan seperti es krim dan keripik kentang
  • Saus krim, gravies, dan saus salad krim
  • Makanan berminyak

2. Tomat dan buah jeruk

Buah dan sayuran penting untuk diet sehat. Tetapi buah-buahan tertentu dapat menyebabkan atau memperburuk gejala GERD, terutama buah-buahan yang sangat asam. Jika Anda sering mengalami refluks asam lambung, Anda harus mengurangi atau menghentikan asupan makanan berikut:

  • Jeruk bali
  • Jeruk lemon
  • Jeruk nipis
  • Nanas
  • Tomat

3. Cokelat

Cokelat mengandung bahan yang disebut methylxanthine. Telah terbukti mengendurkan otot polos di LES dan meningkatkan refluks.

4. Bawang putih, bawang merah, dan makanan pedas

Makanan pedas dan tajam, seperti bawang dan bawang putih, memicu gejala mulas pada banyak orang. Makanan ini tidak akan memicu refluks pada semua orang. Makanlah bawang merah, bawang putih dan juga makanan pedas secukupnya. Jangan berlebihan, karena yang berlebihan itu tidak baik.

5. Kafein

Orang dengan refluks asam mungkin akan merasakan gejala asam lambung naik setelah minum kopi. Ini karena kafein diketahui sebagai pemicu refluks asam.

6. Daun mint

Mint dan produk dengan bumbu mint, seperti permen karet dan permen pelega napas, juga dapat memicu gejala refluks asam.

Gejala Asam Lambung Tinggi

Gejala asam lambung berlebihan bervariasi dari orang ke orang, tetapi daftar berikut menguraikan gejala yang paling umum:

1. Ketidaknyamanan perut

Perasaan tidak nyaman di perut bagian tengah hingga atas disebut dispepsia. Ini bisa termasuk rasa sakit di perut, kembung, sering bersendawa, mual, dan muntah. Terkadang orang-orang dengan kombinasi gejala-gejala ini merupakan penderita sakit maag.

2. Refluks Asam Lambung

Juga disebut sebagai refluks asam, kondisi ini terjadi ketika adanya malfungsi sfingter esofagus bagian bawah. Sfingter seharusnya memungkinkan makanan melewati esofagus ke dalam lambung dan kemudian menutup kembali untuk menjaga cairan asam dan makanan dalam lambung tidak naik. Tetapi jika terjadi kerusakan, asam lambung dapat naik kembali ke tenggorokan. Itulah yang dinamakan refluks asam lambung.

3. Gangguan pencernaan atau kelaparan

Banyak orang yang menderita luka mengeluh tentang perasaan gangguan pencernaan atau sering merasa lapar. Ulkus yang juga disebut tukak lambung, pada dasarnya adalah lubang kecil atau luka di lapisan perut. Kondisi ini disebabkan oleh kerusakan jaringan sel.

Kembung, bersendawa, dan perut mulas biasa terjadi pada orang yang mengalami gejala asam lambung berlebih. Namun, tanda-tanda ini dapat terjadi sesaat sebelum refluks asam. Karena asam lambung sebenarnya korosif. Oleh sebab itu, penting untuk mengobati gejala ini sehingga tidak merusak kerongkongan.

Cara menghilangkan asam lambung berlebih

Jika Anda menderita dan berusaha mencari cara untuk mengurangi asam lambung berlebih, Anda bisa mengatasinya dengan melakukan tips atau cara dibawah. Beberapa orang memang menggunakan antasida untuk membantu mengatasi gejalanya, tetapi penting untuk mengetahui bahwa penggunaan antasid kronis dapat menyebabkan efek samping.

Berikut ini adalah solusi yang lebih alami untuk kelebihan asam lambung:

1. Cuka sari apel

Cuka sari apel memiliki komponen asam alami yang sebenarnya baik untuk gangguan pencernaan. Enzim dalam cuka memecah makanan dan membantu mengurangi keasaman. Anda dianjurkan untuk mengonsumsi cuka sari apel sebelum atau sesudah makan. Perlu diingat bahwa setelah Anda mengkonsumsi ini tidak berarti Anda bisa makan makanan yang tidak sehat.

2. Jus hijau

Jus hijau dapat membuat tubuh menjadi alkali dan mengurangi peradangan. Jus ini juga memperbaiki lambung, yang dapat membantu pencernaan. Jus hijau paling efektif bila dikonsumsi sekitar 30 menit sebelum makan. Tidak disarankan untuk meminumnya setelah makan karena dapat mengganggu proses pencernaan yang sudah dimulai.

3. Smoothie sarapan hijau

Smoothie merupakan sarapan yang mudah dicerna. Bayam, mentimun, beri, jus lemon, dan jus almond tanpa pemanis bisa menjadi bagian dari smoothie sarapan Anda.

4. Salad dan sayuran mentah

Salad dan sayuran mentah secara alami bersifat basa, sehingga dapat membantu menetralisir asam. Sayuran yang dimasak dengan matang dapat memperburuk perut dan dapat meningkatkan asam pada lambung.

5. Minyak zaitun

Satu sendok makan minyak zaitun dapat membantu melapisi lambung dan dapat membantu mengatasi mulas serta gangguan pencernaan. Anda juga bisa mengoleskan minyak zaitun pada makanan Anda. Jangan memanaskan minyak zaitun dalam bentuk apapun, karena ketika minyak zaitun dipanaskan, akan berubah menjadi lebih asam.

6. Madu

Madu mentah atau organik (asli) adalah pilihan terbaik sebagai Obat Asam Lambung Tinggi. Seperti minyak zaitun, madu dapat melapisi lambung dan memperbaiki masalahnya. Hanya satu atau dua sendok teh mau setiap hari, sudah bisa membantu meredakan masalah lambung Anda. Madu dapat dikonsumsi baik sebelum makan ataupun sesudah makan.

7. Makan perlahan

Mengkonsumsi makanan secara perlahan dan dalam lingkungan yang tenang dan bebas stres dapat mencegah lonjakan kadar asam lambung Anda. Cobalah untuk mengunyah makanan setidaknya 30-40 kunyahan. Hal ini akan membuat makanan lebih lembut, sehingga ketika memasuki lambung akan lebih mudah di cerna dan tidak menyakiti lambung.

Obat Asam Lambung Tinggi

Ada beberapa jenis obat asam lambung yang bisa Anda dapatkan dengan mudah. Obat-obatan ini bisa Anda dapat secara mudah di apotek, toko obat, atau bahkan di warung tanpa harus dengan resep dokter. Secara umum, ada tiga jenis obat bebas yang untuk mengatasi asam lambung tinggi, di antaranya:

1. Antasida

Antasida jenis Obat Asam Lambung Tinggi yang paling umum digunakan. Beberapa antasida mengandung simetikon, yaitu bahan yang memiliki peran penting dalam membantu menyingkirkan gas berlebih dalam tubuh. Contoh obat antasida yang umum dan mudah didapatkan adalah  Promag, Waisan, Gastran, Antasida Doen, Polysilane, Mylanta®, Malox®, Rolaids®, Gaviscon®, Gelusil®, dan Tums®.

2. H-2 receptor blockers

Histamin-2 (H-2) receptor blockers ini lebih tepat digunakan untuk mengurangi produksi asam di lambung sehingga bisa tetap stabil. Contoh obat jenis ini ialah cimetidine (Tagamet®), nizatidine (Axid AR®), ranitidine (Zantac®), dan famotidine (Pepcid®). Efek H2 receptor blockers memang tidak secepat antasida, namun obat ini dapat menurunkan produksi asam di lambung hingga 12 jam.

3. Proton pump inhibitors (PPIs)

Proton pump inhibitors (PPIs) adalah salah satu obat bebas yang lebih kuat mengatasi asam lambung daripada antasida dan H2 receptor blockers. Contohnya yaitu protop, omeprazole (Prilosec®) dan lansoprazole (Prevacid 24 HR®).

Demikian informasi Obat Asam Lambung Tinggi yang bisa kami berikan. Terimakasih dan semoga sehat selalu 🙂

aurelmountaininstruments.com | Obat Asam Lambung Tinggi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *